Monday, May 11, 2015

Akik 'Panca Warna' Lombok

SPESIKASI

Jenis : Agate
Bentuk : Oval (almost round)
Cutting style : Cabochon
Dimensi :  24 x  21 x 12 (mm)
Color : multi color
Clarity : Opague ... only little part have a translucent particle.
Origin : Lombok - Indonesia
Ring & Size : --
Similarity : --

NOTE : sekilas, batu akik ini menampilkan aura simpliest things. Gak neko-neko dengan formasi noktah yang bisa diterjemahkan seperti apa. Sebagian rekan penikmat hanya menebak porsi noktah merah mendekati siluet 2 manusia. Dan itu tentu hanya opini dari apresiasi sisi penggemar yang bisabeda nuansa apriori.
Akik panca warna ini agak beda dengan panca warna heliotrope, yang pada posting sebelumnya sudah saya ungggah. Heliotrope..blood stone versi lombok, secara lokal lebih dikenal dengan debut Akik Kembang Lombok. Unsur utama didominasi warna hijau, seperti layaknya batu Klawing. bervariasi warna pendukung lain.. terutama bercak merah, totol..semburat ataupun format linier. Berjuluk inisial lain Naga-Sui.

Nah, soal ciri pembeda,"panca-warna" Lombok kali ini berparas lain. Dominasi warna tubuh legam hitam. Jika ditilik detil zoom... merah-nya seperti mimik red jasper/hati ayam. Kadar bagian warna kuning merupakan porsi translucent jika di timpa nyala senter. Postur dominan hitam... namun yang menarik di bubuhi bintik-bintik warna ke-emas-an. Mungkin bagian warna emas lebih spesifik Pirit(Pyrite).Kutipan dari wacana terkait sektor pertambangan, dijabarkan singkat sebagai berikut....,
Pirit (Pyrite) dengan rumus kimia FeS2, merupakan salah satu dari jenis mineral sulfida yang umum dijumpai di alam, entah sebagai hasil sampingan suatu endapan hidrotermal ataupun sebagai mineral asesoris dalam beberapa jenis batuan. Tidak ada penciri mineralisasi tertentu jika anda menjumpai pirit, apalagi dalam jumlah sedikit. Secara deskriptif, pirit ini mempunyai warna kuning keemasan dengan kilap logam. Jadi, kalau tidak terbiasa dengan mineral-mineral logam, orang sering menganggapnya sebagai emas. (LINK : infotambang.com)

So, redaksional paparan ini masih berupa asumsi dan proses belajar, sesuai dengan upaya pendalaman dan kiat menambah wawasan bagi diri sendiri. Kelak, pencerahan itu akan hadir demi peningkatan martabat batuan lokal, tentu saja. Semoga kajian singkat ini membawa manfaat.




sisi bagian depan ini yang tembus cahaya








No comments:

Post a Comment